Kaya Tidak Jaminan Bahagia
Siti Fatonah
Bahagia merupakan sebuah istilah yang termasuk dalam golongan noun yang berarti keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yangmenyusahkan) sebagaimana dalam (Muhaimin, 2000: 87). Sedangkan kebahagiaan diartikan sebagai kesenangan dan ketentraman hidup (lahir dan batin).
Makna di atas merupakan makna yang telah dibakukan dalam bahasa nasional kita, namun realita dalam hidup dan kehidupan kita, kiranya kebahagiaan dapat diartikan menurut versi masing-masing, dengan ukuran masing-masing pula. Andai ada pertanyaan, bagaimana kebahagiaan menurut Anda, tentunya pertanyaan sederhana tersebut akan memiliki berbagai warna pendapat sesuai banyaknya pemberi jawaban, sesuai kebebasan mereka dalam berpersepsi walaupun tidak tahu apakah ungkapan tersebut sesuai apa yang dirasakanya.
Memahami Teori Maslow (yang dikemukakan oleh Abraham Maslow), bahwa dalam mencapai tingkat kepuasan atau kebahagiaan, antara manusia yang satu dengan manusia yang lain memiliki cara yang berbeda dalam memenuhinya. Dalam teori tersebut ada lima jenjang kebutuhan manusia yaitu (1) kebutuhan mempertahankan hidup (fisiologis); (2) rasa aman; (3) sosial; (4) penghargaan dan (5) aktualisasi diri. Menurut Ratna djuwita Chaidir, bahwa semakin tinggi tingkatan kebutuhan tersebut, semakin sedikit orang yang mampu mencapainya (Widyasmoro, T. Tjahjo, 2008 : 16).
Bagaimana kebahagiaan orang Indonesia?
Apakah kaya jaminan bahagia?
Kesejahteraan masyarakat sebagaimana kita ketahui selalu diukur dengan HDI (Human Development Index) atau di Indonesia dikenal dengan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang pada akhir-akhir ini (pasca reformasi) menunjukkan bahwa posisi HDI Indonesia semakin terpuruk., bahkan pada tahun 2006 berada pada ututan ke 108 dari 177 negara di dunia yang diperhitungkan (jumlah Negara didunia 199), atau terendah di Asia Tenggara. Artinya bahwa kesejahteraan masyrakat Indonesia sangat-sangat buruk. Sebagai pembanding Negara tertangga terdekat Singapore berada pada urutan 25, Malaysia 61 dan Australia pada urutan 3. (selengkapnya lihat http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_negara_menurut_Indeks_Pembangunan_Manusia )
Indonesian Happiness Index 2007 (indeks Kebahagiaan Indonesia) sebagaimana dalam Widyasmoro, (2008 : 16), menunjukkan bahwa (1) Frontier Consulting Group (kaum professional) sebagai orang yang paling berbahagia; (2) Midle management, tentara dan pegawai tingkat staf pada urutan kedua; (3) Kaum the haves atau top management menempati pada urutan terendah (paling tidak berbahagia). Selengkapnya lihat http://aditsh.blogspot.com/2008/03/survey-indeks-kebahagiaan.html
Pustaka :
Muhaimin, A. 2000. Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga. Jakarta: Balai Pustaka
Widyasmoro, T. Tjahjo. 2008 . Bahagia Juga Punya ukuran. Intisari No. 536 ed. Maret 2008 : 16. Jakarta : Gramedia
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_negara_menurut_Indeks_Pembangunan_Manusia
http://aditsh.blogspot.com/2008/03/survey-indeks-kebahagiaan.html
____________