<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Fathcity's Weblog</title>
	<atom:link href="http://fathcity.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fathcity.wordpress.com</link>
	<description>Berbagi untuk sesama, menuju masyarakat madani</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Jan 2009 14:52:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Untukmu 4 oleh fathcity</title>
		<link>http://fathcity.wordpress.com/2009/01/17/untukmu-4/#comment-11</link>
		<dc:creator>fathcity</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 14:52:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fathcity.wordpress.com/2009/01/17/untukmu-4/#comment-11</guid>
		<description>Makasih , memang jasadnya ditemukan.. namun jiwanya tidak mati.. yang dibicarakan adalah jiwanya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makasih , memang jasadnya ditemukan.. namun jiwanya tidak mati.. yang dibicarakan adalah jiwanya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Untukmu 4 oleh wyd</title>
		<link>http://fathcity.wordpress.com/2009/01/17/untukmu-4/#comment-10</link>
		<dc:creator>wyd</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 11:24:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fathcity.wordpress.com/2009/01/17/untukmu-4/#comment-10</guid>
		<description>kalau sudah menjadi jasad, seharusnya si tokoh ga lagi bisa bernafas apalagi berkata2. 
mungkin posisi kalimat2nya agak tabrakan atau terbalik ya sehingga agak membingungkan menafsirkan puisi tersebut. 

terus aja berkarya. jangan down karena kritikan ga jelas dari orang yang ga berkompeten kayak saya :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau sudah menjadi jasad, seharusnya si tokoh ga lagi bisa bernafas apalagi berkata2.<br />
mungkin posisi kalimat2nya agak tabrakan atau terbalik ya sehingga agak membingungkan menafsirkan puisi tersebut. </p>
<p>terus aja berkarya. jangan down karena kritikan ga jelas dari orang yang ga berkompeten kayak saya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Kolom Pengguna oleh fathcity</title>
		<link>http://fathcity.wordpress.com/kolom-pengguna/#comment-9</link>
		<dc:creator>fathcity</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 01:08:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fathcity.wordpress.com/?page_id=25#comment-9</guid>
		<description>Menggapai Pelangi
Fath WS
Setia menghitung hari menanti gerimis, agar kegalauan jiwa kian sirna..
Kupesan pada setiap waktu, agar harapan dan harapan menjelma..

Satu kata kupersembahkan, kaku dua kata, tiga kata .......dan terus kukirim dan kupersembahkan beratus-ratus kata hingga tercipta satu nuansa yang mampu menyejukkan jiwa.

Tanpa lelah, kunanti gerimis ... lalu kuberlari mencapai ketinggian untuk menggapai pelangi yang terlukis dalam sorot jiwa putih.
Kupandang lekat..kugapai.. kaku kusemayamkan pada reling hati biru....hingga berseri bagai pelangi.

Usai gerimis, kulihat ada dua pelangi dalam dua jiwa, tersenyum mesra dalam rengkuhan-Nya.

Semarang dalam pengembaraan, 
15 Januari 2009</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menggapai Pelangi<br />
Fath WS<br />
Setia menghitung hari menanti gerimis, agar kegalauan jiwa kian sirna..<br />
Kupesan pada setiap waktu, agar harapan dan harapan menjelma..</p>
<p>Satu kata kupersembahkan, kaku dua kata, tiga kata &#8230;&#8230;.dan terus kukirim dan kupersembahkan beratus-ratus kata hingga tercipta satu nuansa yang mampu menyejukkan jiwa.</p>
<p>Tanpa lelah, kunanti gerimis &#8230; lalu kuberlari mencapai ketinggian untuk menggapai pelangi yang terlukis dalam sorot jiwa putih.<br />
Kupandang lekat..kugapai.. kaku kusemayamkan pada reling hati biru&#8230;.hingga berseri bagai pelangi.</p>
<p>Usai gerimis, kulihat ada dua pelangi dalam dua jiwa, tersenyum mesra dalam rengkuhan-Nya.</p>
<p>Semarang dalam pengembaraan,<br />
15 Januari 2009</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Kolom Pengguna oleh fathcity</title>
		<link>http://fathcity.wordpress.com/kolom-pengguna/#comment-8</link>
		<dc:creator>fathcity</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 01:07:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fathcity.wordpress.com/?page_id=25#comment-8</guid>
		<description>Mengejar Satu Kata
Fath WS

Mengejar satu kata yang pernah kau usir dari ronggamu... tak pernah surutkan nyali, karena masih ada satu keyakinan bahwa jiwamu tetap putih.

Mengejar satu kata yang kini tak menentu... satukan rasa iba yang terlanjur basah... basah terguyur hujan nkepagian.

Mengejar satu kata yang mebiru.. wlau melelahkan sanubari.. namun tak pernah peduli karena ada satu keyakinan bahwa relung hatimu pun membiru.

Mengejar satu kata yang kau anggap tak berarti... satu kata misteri... satu kata sunyi...terselubung kagalauan.

Lembah Tidar tanpa makna, 
16 Januari 2009</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mengejar Satu Kata<br />
Fath WS</p>
<p>Mengejar satu kata yang pernah kau usir dari ronggamu&#8230; tak pernah surutkan nyali, karena masih ada satu keyakinan bahwa jiwamu tetap putih.</p>
<p>Mengejar satu kata yang kini tak menentu&#8230; satukan rasa iba yang terlanjur basah&#8230; basah terguyur hujan nkepagian.</p>
<p>Mengejar satu kata yang mebiru.. wlau melelahkan sanubari.. namun tak pernah peduli karena ada satu keyakinan bahwa relung hatimu pun membiru.</p>
<p>Mengejar satu kata yang kau anggap tak berarti&#8230; satu kata misteri&#8230; satu kata sunyi&#8230;terselubung kagalauan.</p>
<p>Lembah Tidar tanpa makna,<br />
16 Januari 2009</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tentang Saya oleh fathcity</title>
		<link>http://fathcity.wordpress.com/tentang-saya/#comment-5</link>
		<dc:creator>fathcity</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2008 15:07:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fathcity.wordpress.com/?page_id=18#comment-5</guid>
		<description>Silahkan berikan komentar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Silahkan berikan komentar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Di Persimpangan oleh fathcity</title>
		<link>http://fathcity.wordpress.com/2008/05/18/di-persimpangan/#comment-4</link>
		<dc:creator>fathcity</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 02:13:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fathcity.wordpress.com/?p=13#comment-4</guid>
		<description>terimakasih kawan... semoga menjadi inspirasi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terimakasih kawan&#8230; semoga menjadi inspirasi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Di Persimpangan oleh fatah75</title>
		<link>http://fathcity.wordpress.com/2008/05/18/di-persimpangan/#comment-3</link>
		<dc:creator>fatah75</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 15:52:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fathcity.wordpress.com/?p=13#comment-3</guid>
		<description>sangat menyentuh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sangat menyentuh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Hello world! oleh fath ws</title>
		<link>http://fathcity.wordpress.com/2008/05/01/hello-world/#comment-2</link>
		<dc:creator>fath ws</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 05:27:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-2</guid>
		<description>blog ini pasti banyak manfaatnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>blog ini pasti banyak manfaatnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Hello world! oleh Mr WordPress</title>
		<link>http://fathcity.wordpress.com/2008/05/01/hello-world/#comment-1</link>
		<dc:creator>Mr WordPress</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 14:55:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-1</guid>
		<description>Hi, this is a comment.&lt;br /&gt;To delete a comment, just log in, and view the posts&#039; comments, there you will have the option to edit or delete them.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi, this is a comment.<br />To delete a comment, just log in, and view the posts&#8217; comments, there you will have the option to edit or delete them.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
